Adele Lim, penulis skenario dan sutradara Malaysia, telah menjadi pelopor di Hollywood, membentuk kembali narasi dan memperjuangkan keberagaman dengan kontribusinya yang berdampak pada industri hiburan. Terkenal karena ikut menulis lagu-lagu hit seperti "Crazy Rich Asians" dan "Raya and the Last Dragon", Adele tidak hanya mendobrak norma-norma industri tetapi juga muncul sebagai pendukung kuat representasi dalam film dan televisi.

Lahir dan besar di Petaling Jaya, Malaysia, perjalanan Adele ke Hollywood didorong oleh hasratnya yang mendalam terhadap dunia bercerita. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Boston, dia mengambil langkah berani, berkendara melintasi negara ke Los Angeles untuk menempa jalannya dalam menulis televisi. Adele mendapati dirinya berada di ruang penulis acara berpengaruh seperti "Xena: Warrior Princess" dan "State of Grace," menavigasi industri yang tidak memiliki keberagaman seperti yang ada saat ini.

Titik balik dalam karir Adele terjadi dengan kesuksesan besar dari "Crazy Rich Asians," sebuah film yang tidak hanya menandai transisinya dari televisi ke film tetapi juga memungkinkannya untuk mengeksplorasi akar budayanya secara otentik. Kesuksesan ini, bersama dengan proyek-proyek seperti debut penyutradaraannya "Joy Ride," menunjukkan kemampuan Adele untuk memasukkan keaslian, humor, dan kedalaman ke dalam narasi sambil menantang stereotip yang ada.

Di luar pencapaiannya di layar kaca, Adele telah menjadi katalisator perubahan di balik layar Hollywood. Dengan aktif mendukung organisasi seperti Writers Guild of America dan Coalition of Asian Pacifics in Entertainment, Adele telah berkomitmen untuk mengatasi kurangnya keterwakilan penulis minoritas perempuan. Keterlibatannya dalam program bimbingan, ruang penulis tiruan, panel, dan sesi pelatihan mencerminkan dedikasinya untuk memberdayakan generasi pendongeng berikutnya.

Saat ia memulai babak baru dalam karirnya, Adele, bekerja sama dengan produser Naia Cucukov, meluncurkan 100 Tigers Productions. Perusahaan produksi inovatif ini bertujuan untuk memperkuat suara-suara yang kurang terwakili, dengan fokus pada narasi yang berpusat pada perempuan dan lintas budaya. Adele membayangkan 100 Tigers Productions sebagai platform untuk mengedepankan kisah-kisah tak terhitung dari beragam budaya, menumbuhkan pemahaman dan apresiasi.

Dengan kerja keras yang luar biasa, komitmen terhadap bimbingan, dan pendirian 100 Tigers Productions, Adele terus menjadi pionir, menginspirasi perubahan dan membentuk masa depan penceritaan di Hollywood. Pengaruhnya jauh melampaui layar, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada industri yang sedang mengalami transformasi besar menuju inklusivitas dan keaslian.

This content was auto-translated using Google Translation service. Some translations may be less accurate.

Video